Posted by admin on 05 25th, 2009
ADVENTURE, RAFTING, PAINT BALL

ADVENTURE, RAFTING, PAINT BALL

ADVENTURE, RAFTING, PAINT BALL

ADVENTURE, RAFTING, PAINT BALL

adventure-talenta

climbing-011

flying-fox-talenta1

arung31

arung-jeram-talenta-11

raft-04

paintball-03

paintball-021

Untuk membangun adrenalin keberanian dan kepercayaan diri, team work, motivasi maka diperlukan stimulant seperti kegiatan ADVENTURE, RAFTING, PAINT BALL

Stimulasi untuk mempercepat perubahan paradigma sikap, prilaku, disiplin dan etika kerja serta kepribadian melalui kegiatan pelatihan alam terbuka akan memberikan kemampuan adaptasi pada situasi dan kondisi serta pola yang dikehendaki dengan lebih cepat. Metode Experiential Learning dipercaya dan telah dikaji sebagai sebuah metode yang paling efektif dalam mengakomodasi kebutuhan tuntutan terhadap hasil suatu pelatihan.

Melalui metode “Experiental Learning” dengan alam terbuka sebagai media pelatihan seperti ADVENTURE, RAFTING, PAINT BALL maka orang akan tampil begitu spontan, tanpa basa-basi. Suatu kehidupan organisasi disimulasikan melalui sebuah permainan yang secara langsung dirasakan oleh setiap peserta pelatihan, Peserta langsung merasakan sukses atau gagal di dalam pelaksanaan sebuah tugas. Kalau terjadi kesuksesan peserta segera tahu perilaku apa yang membuat mereka (tim kerja) sukses, sebaliknya kalau tim kerja gagal dalam melaksanakan sebuah tugas, peserta langsung mengetahui perilaku mana yang menjadi penyebab kegagalan itu.

TUJUAN KEGIATAN

1. Memiliki sikap positif sehingga mampu menghilangkan personal block maupun interpersonal block dalam berhubungan dengan rekan sekerja
2. Dalam pekerjaan sehari-hari, diharapkan dapat menciptakan suasana akrab, sikap kerjasama dan tenggang rasa.
3. Meningkatkan sportifitas yang tinggi dengan harapan akan diterapkan juga di dalam suasana kerja sehari-hari.
4. Mempersiapkan peserta untuk menerapkan asas-asas kerjasama kelompok dan budaya baru (encounter culture) dalam unit organisasi masing-masing.
5. Mengetahui faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dan dievaluasi dalam pembentukan Tim yang solid, pemilihan personil dan mengatasi hambatan yang biasanya terjadi dalam Tim
6. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan menimbulkan rasa kebersamaan dan kepercayaan sehingga terjalin sinergi
7. Meningkatkan ketrampilan interpersonal tentang berbagai isu yang berkembang di perusahaan dan memberikan umpan balik (feed back) positif untuk meningkatkan produktifitas kerja.

Post a Comment

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment